Postingan

Kejadian 2:8-17 "Manusia Dan Taman Eden" // mtpj gmim 18-24 Januari 2026

  RENUNGAN TENTANG KEJADIAN 2:8-17 ”Manusia Dan Taman Eden” Eden memiliki arti kesenangan, kenikmatan atau kebahagiaan. Di tempat tersebut ada sebuah taman dan di sanalah manusia di tempatkan Tuhan. Ini berarti sebenarnya atas Allah berinisiatif bahkan bertindak menempatkan manusia di tempat yang baik dalam pandangan mata Allah. Tempat di mana manusia kiranya dapat membangun relasi yang harmonis dengan Allah. Kata Allah “menumbuhkan” dari kata “tsamach” sebenarnya menunjukkan bahwa pengharapan akan kepastian hidup itu hanya bergantung kepada Tuhan Allah, bahwa Allah yang memberi kehidupan dan pertumbuhan terhadap alam termasuk pohon-pohon di mana manusia juga bergantung pada ekosistem alam. Gambaran mengenai Eden bahwa ada sungai yang membasahi taman itu dan alirannya terbagi empat cabang, bermakna bahwa Eden merupakan pusat berkat yang bersifat universal. -           Sungai pison, mengelilingi tanah Hawila yang kaya akan emas,...

Mazmur 144:1-15 "Nyanyian Syukur Daud" Mtpj GMIM 4-12 Oktober 2025

 "Berbahagialah bangsa yang Allahnya ialah Tuhan" Pantun: Pisang goreng di atas meja, makan bersama keluarga tercinta, Pagi-pagi datang di Gereja, apakah anda berbahagia? Jika kita berbahagia maka tunjukkanlah ekspresi  iman yang antusias menyambut Firman. Daud adalah seorang raja yang sangat dibanggakan oleh bangsa Israel oleh karena kemenangan di setiap peperangan yang dilalui oleh Daud. Bahkan 1 Samuel 18 para perempuan israel menyanyikan bahwa saul mengalahkan beribu-ribu musuh, tetapi Daud mengalahkan berlaksa-laksa artinya berpuluh-puluh ribu. Ada anggapan bahwa Mazmur ini ditulis ketika Daud dalam keberadaanya sebagai raja Israel telah mengalami kemenangan dalam peperangan. Sangat menarik saat Pemazmur menyebut bahwa TUHAN Sang Gunung Batu yang mengajar tangannya untuk bertempur, dan jari-jarinya untuk berperang. Jika kita belajar masa muda Daud, ia bukanlah seorang yang ahli dalam berperang, melainkan ia adalah seorang gembala kambing domba dan seorang pemain kecapi, ...

Mazmur 145:1-21 "Puji-Pujian Karena Kemurahan Tuhan" // MTPJ GMIM 21-27 September 2025

Gambar
  Renungan MAZMUR 145:1-21 Saudaraku, apakah jawaban saudara jika ditanyakan ”apa yang menjadi alasan bagi kita untuk memuji Tuhan, dan kapankah saat yang tepat bagi kita untuk memuji Tuhan?”. Kita mungkin akan menjawab kita memuji Tuhan karena hidup dan segala berkat adalah milik Tuhan, dan waktu yang tepat untuk memuji Tuhan ialah setiap waktu. Namun pada kenyataannya tidak dapat kita pungkiri bahwa terkadang sulit bagi kita untuk memuji Tuhan di saat kita sedang berada dalam kesulitan. Mari kita belajar dari bagaimana Daud yang disebut sebagai penulis Mazmur 145 ini memiliki semangat untuk memuji Tuhan. Daud menulis kitab Mazmur ini manakalah ia sedang berada pada masa tua dan mendekati akhir hidup. Rupanya dalam masa tersebut Daud menggunakan kesempatan yang ada untuk tetap memuliakan Tuhan. Jika kita perhatikan Mazmur 145 ini tidak berisi permohonan, biasanya seseorang ketika membangun hubungan dengan Tuhan selalu saja ada permohonan, sama seperti kebanyakan orang yang m...