Postingan

1 Yohanes 2:18-27 "AntiKristus" // MTPJ GMIM 3 SAMPAI 9 MEI 2026

Gambar
  MTPJ GMIM 3 - 9 Mei 2026 1 Yohanes 2:18-27 Kitab Surat Yohanes ditulis pada kisaran tahun 85-95 Masehi. Masa di mana orang Yahudi telah berada dalam masa yang kelam sebab pada tahun 70M Bait Allah di Yerusalem telah kembali dihancurkan. Ditambah lagi pada tahun 60an Masehi ketika orang Kristen dituduh sebagai penyebab dari kebakaran besar yang terjadi di Roma tentu menambah penderitaan besar dari orang percaya. Penulis kitab Surat Yohanes menyapa para pembacanya dengan sebutan ”anak-anak”, perkataan ini dimaksudkan kepada semua orang percaya. Tulisan ini dipercaya juga merupakan salah satu tulisan dari rasul Yohanes. Surat 1 Yohanes ini menjadi surat penggembalaan untuk menguatkan umat percaya agar dapat mempertahankan iman kepada Yesus Kristus sekalipun banyak sekali ajaran sesat yang mau mengatakan bahwa Yesus bukanlah berasal dari Allah. Dalam perkembangan Kristen di abad mula-mula, ada ajaran yang sangat mempengaruhi di masa itu yaitu ajaran Gnostik. Suatu pengajaran ya...

Kisah Para Rasul 10:34-43 "Petrus dan Kornelius" // MTPJ GMIM 19 April - 25 April 2026

Gambar
  MTPJ 19 April sampai 25 April 2026 Kisah Para Rasul 10:34-43 (Petrus Dan Kornelius) Kisah Para Rasul 10:34-43 merupakan bagian yang tak terpisahkan dari ayat sebelum dan sesudahnya. Malaikat Tuhan menjumpai seorang yang bernama Kornelius, ia adalah seorang perwira yang disebut pasukan Italia. Hal tersebut diceritakan dalam ayat 1 terjadi di Kaisarea yang merupakan sebuah kota penting pusat pemerintahan Romawi di wilayah Yudea. Dalam teks Yunani kata perwira menggunakan kata ”centurion” yang bermakna pemimpin sekitar seratus tentara. Ketika disebut pasukan Italia itu bermakna bahwa Kornelius bukan dari bangsa Israel khususnya Yahudi. Meski demikian ayat 2 justru menyebut bahwa Kornelius dan keluarganya merupakan orang yang saleh, takut akan Tuhan, memberi banyak sedekah bagi umat Yahudi bahkan senantiasa berdoa kepada Allah. Sebelum lebih lanjut mengenai Kornelius, mari terlebih dahulu kita diingatkan bahwa, sebenarnya hubungan bangsa Romawi atau non Yahudi tidak begitu ak...

Kejadian 2:8-17 "Manusia Dan Taman Eden" // mtpj gmim 18-24 Januari 2026

  RENUNGAN TENTANG KEJADIAN 2:8-17 ”Manusia Dan Taman Eden” Eden memiliki arti kesenangan, kenikmatan atau kebahagiaan. Di tempat tersebut ada sebuah taman dan di sanalah manusia di tempatkan Tuhan. Ini berarti sebenarnya atas Allah berinisiatif bahkan bertindak menempatkan manusia di tempat yang baik dalam pandangan mata Allah. Tempat di mana manusia kiranya dapat membangun relasi yang harmonis dengan Allah. Kata Allah “menumbuhkan” dari kata “tsamach” sebenarnya menunjukkan bahwa pengharapan akan kepastian hidup itu hanya bergantung kepada Tuhan Allah, bahwa Allah yang memberi kehidupan dan pertumbuhan terhadap alam termasuk pohon-pohon di mana manusia juga bergantung pada ekosistem alam. Gambaran mengenai Eden bahwa ada sungai yang membasahi taman itu dan alirannya terbagi empat cabang, bermakna bahwa Eden merupakan pusat berkat yang bersifat universal. -           Sungai pison, mengelilingi tanah Hawila yang kaya akan emas,...